1 Introduction to quantitative research 1 What is quantitative research? 1 Foundations of quantitative research methods 3 When do we use quantitative methods? 7 Summary 11 Exercises 11 Further reading 12 2 Experimental and quasi-experimental research 13 Types of quantitative research 13 How to design an experimental study 15 Advantages and disadvantages of experimental research in education 22 Quasi-experimental designs 26 Summary 32 Exercises 33 Further reading 33 3 Designing non-experimental studies 34 Survey research 34 Observational research 51 Analysing existing datasets 57 Summary 60 Exercises 61 Appendix 3.1 Example of a descriptive form 62 Appendix 3.2 Rating the quality of interactions between teachers and pupils 63 4 Validity, reliability and generalisability 64 Validity 65 Reliability 71 Generalisability 75 Summary 82 Exercises 83 Further reading 83 5 Introduction to SPSS and the dataset 85 Introduction to SPSS 85 Summary 90 Exercises ...
Di dalam Anonim (2007) dikemukakan bahwa biofisika adalah studi tentang fenomena biologis dengan menggunakan metode-metode dan konsep-konsep fisika, sedangkan di dalam Anonim (2005) dikemukakan bahwa biofisika adalah studi interdisipliner tentang fenomena dan problem-problem biologis dengan menggunakan prinsip-prinsip dan teknik-teknik fisika. Biofisika bergantung pada teknik-teknik yang berasal dari ilmu fisika tetapi difokuskan pada problem-problem biologis. Mengacu pada definisi yang telah dikemukakan mengenai biofisika, maka dalam konteks seorang pekerja yang melakukan aktivitas di alam terbuka, maka biofisika dapat dipandang sebagai studi tentang fenomena biologis pada seorang pekerja yang berinteraksi dengan lingkungan fisik setempat ketika sedang melakukan aktivitas kerja dengan menggunakan prinsip, konsep, dan metode fisika. Dalam hal ini Campbell (1977) menyebut kajian fisika dalam konteks ini sebagai biofisika lingkungan. Menurut Campbell (1977) perkembangan dalam bidang b...
Biofisika Kerja adalah menyangkut konsep-konsep fisika yang penting ketika seseorang melakukan suatu aktivitas kerja, dalam suatu sistem kerja. Suatu sistem kerja terdiri dari tiga komponen utama yaitu manusia (pekerja) lingkungan fisik, alat/bahan yang digunakan dalam kerja, dan organisasi. Dalam melakukan aktivitas kerja, tubuh pekerja akan berinteraksi dengan lingkungan fisik dan peralatan yang digunakan. Dalam interaksi tersebut konsep fisika yang penting dipahami adalah menganai konsep eneri. Sebagai contoh ketika seseorang melakukan suatu aktivitas kerja di luar ruangan, orang tersebut akan terpapar pada sinar matahari langsung, suhu udara, kelembaban udara, kecepatan angin. Oleh karena aktivitas kerja yang dilakukan maka metabolisme sel-sel tubuh akan meningkat. Sebagai akibatnya maka suhu tubuhpun akan meningkat pula. Secara fisiologis ada meknisme termoregulasi yang di atur oleh pusat sistem saraf untuk menjaga agar suhu tubuh tetap pada suatu nilai set point yang tetap yai...
Komentar
Posting Komentar